Setelah memahami syarat dan dokumen yang diperlukan, proses pendirian CV di Bandung dapat dilakukan secara bertahap. Urutan yang tepat membantu memastikan data pendiri, nama badan usaha, kegiatan bisnis, hingga perizinan berusaha saling sesuai.
Menentukan Nama dan Struktur CV
Langkah pertama adalah menentukan nama CV dan struktur para sekutu. Nama sebaiknya disiapkan dengan beberapa alternatif agar proses administrasi tidak terhambat jika pilihan pertama tidak dapat digunakan.
Selain nama, tentukan juga:
Sekutu aktif yang menjalankan kegiatan usaha.
Sekutu pasif yang memberikan modal sesuai kesepakatan.
Alamat kedudukan usaha.
Bidang usaha yang akan dijalankan.
Modal dan pembagian peran sesuai kesepakatan para sekutu.
Data tersebut kemudian menjadi dasar dalam penyusunan akta pendirian CV oleh notaris.
Menentukan KBLI Sesuai Kegiatan Usaha
Pemilihan KBLI tidak boleh dilakukan sembarangan. KBLI harus menggambarkan kegiatan usaha yang benar-benar dijalankan karena kode tersebut berkaitan dengan proses perizinan berusaha.
Misalnya, CV yang bergerak di bidang perdagangan, jasa, konstruksi, atau industri dapat memiliki kebutuhan legalitas yang berbeda. Karena itu, tentukan kegiatan usaha terlebih dahulu sebelum memilih KBLI.
Kesalahan memilih KBLI dapat membuat proses NIB OSS, sertifikat standar, atau perizinan tertentu menjadi tidak sesuai dengan aktivitas bisnis.
Membuat Akta dan Mendaftarkan CV
Setelah data pendiri, nama, struktur, dan kegiatan usaha siap, proses dilanjutkan dengan pembuatan akta melalui notaris.
Notaris akan menyusun dokumen berdasarkan informasi yang diberikan oleh para pendiri. Setelah itu, CV diproses sesuai administrasi pendaftaran badan usaha.
Pada tahap ini, pastikan seluruh data sudah benar agar tidak perlu melakukan perubahan dokumen setelah CV berdiri. Pemeriksaan sejak awal juga membantu menghindari biaya tambahan akibat koreksi atau perubahan data.
Mengurus NIB dan Perizinan Berusaha
Setelah proses pendirian CV, tahap berikutnya adalah mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS. NIB berfungsi sebagai identitas pelaku usaha dan menjadi bagian penting dalam proses perizinan berusaha.
Kebutuhan perizinan berikutnya bergantung pada KBLI dan karakteristik usaha. Beberapa bidang usaha dapat membutuhkan pemenuhan standar atau dokumen tambahan sebelum menjalankan aktivitas tertentu.
Jadi, proses mendirikan CV tidak berhenti setelah akta selesai. Pastikan legalitas usaha yang dibutuhkan sudah sesuai agar CV siap digunakan untuk kegiatan bisnis, kerja sama, pengadaan, maupun kebutuhan administrasi lainnya.